Tampilkan postingan dengan label rahasia bom Boston. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rahasia bom Boston. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juli 2013

FBI Membohongi Publik di Kasus Bom Boston



Senin (15/4/2013), Boston, Amerika Serikat (AS) dibuat “panik” dengan meledakkan bom di garis finish lomba Marathon ke-117. Ledakan besar tersebut dilaporkan telah menewaskan beberapa orang dan melukai sejumlah lainnya, ada yang menyebutkan 3 tewas dan lebih dari 180 luka-luka. Kabar ledakan ini sontak menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia dengan berbagai spekulasi tentang siapa pelaku pemboman itu. Tak sedikit yang curiga atau bahkan menuduh pelaku pemboman itu adalah orang Muslim yang Amerika katakan sebagai “teroris,” meskipun tak ada bukti kuat.
Para pengguna situs atau Web Users telah menjadi detektif pasca tragedi bom di lomba Marathon Boston, mencari ratusan foto untuk menemukan siapa orang dibalik peledakan besar itu.
Pihak berwenang AS memang melakukan penyelidikan terkait bom ini, tetapi para user Reddit dan 4Chan melakukan penelusuran mendalam sendiri, mencoba mencari orang mencurigakan yang menurut mereka FBI harus menyelidikinya.
Pasalnya, media-media pro-pemerintah AS menutup-nutupi orang-orang yang memakai seragam berlogo “The Craft International” -kontraktor militer swasta AS- yang terungkap dalam beberapa foto.
Mari kita lihat gambar-gambar berikut:
1bostona
Gambar 1 (setelah ledakan terjadi)
Seorang pria tertangkap kamera sedang mencoba melarikan diri saat ledakan terjadi.  Para user di Reddit mengklaim bahwa pria tersebut gelagatnya mencurigakan, di saat semua orang terjebak dalam ledakan, pria ini lari menjauh ke arah yang berlawanan. Apakah dia pelakunya? tidak ada yang bisa membuktikannya.
Berikut adalah gambar-gambar yang lebih mencurigakan lagi. Jejak intelijen di area TKP sebelum dan setelah ledakan terjadi.
1bostonbGambar 2 (sebelum ledakan terjadi)
Gambar 2 menunjukkan sisi lain saat ledakan belum terjadi. Terlihat dua orang pria mencurigakan dengan peralatan komunikasi yang biasa digunakan intelijen kepolisian atau militer, mengenakan jaket hitam, celana panjang ala militer, dan tas ransel yang mirip.
Dengan menggunakan informasi dan sejumlah foto, para user menunjukkan beberapa orang yang mengenakan tas ransel dan pakaian yang sama atau orang-orang yang terlihat mencurigakan sebelum ledakan terjadi.
1bostonc
Gambar 3
User 4Chan menduga bahwa kemungkinan pria di Gambar 3 ini adalah seorang polisi rahasia alias intel yang menyamar.
Untuk lebih jelas, mari kita lihat gambar selanjutnya yang diambil dari laporan NaturalNews.com dan Infowars.com:
1bostond

1bostoneGambar 5
Gambar 4 dan 5 dipublikasikan oleh NaturalNews.com, terlihat topi yang dikenakan pria mencurigakan itu terdapat logo yang mirip dengan logo “The Craft”, logo yang juga digunakan oleh “Blackwater” . Kebetulankah?
1bostonfGambar 6 (Image by: Naturalnews)
Dalam foto-foto terlihat, pria mencurigakan itu dengan tas rasel hitam di punggungnya tidak tertarik dengan perlombaan, tidak menonton.
1bostongGambar 7
Dalam investigasi foto yang dipublikasikan oleh NaturalNews.com, terlihat sekelompok pria mencurigakan memakai seragam yang mirip dan menggunakan alat-alat intelijen yang tidak biasa digunakan warga sipil, termasuk logo “The Craft”, kontraktor militer swasta AS.
NaturalNews.com mencatat bahwa foto-foto tersebut -yang menunjukkan logo “The Craft” – dilarang beredar di media-media mainstream AS.
NaturalNews.com and InfoWars.com telah mempublikasikan banyak foto yang membuktikan ada sejumlah anggota Navy SEALs yang terlihat aktif di sekitar garis finish di lomba Marathon itu.
1bostonhGambar 8 (Image by: Infowars.com)
Dalam Gambar 8, terlihat ada tas ransel mencurigakan yang diletakkan oleh seseorang di sekitar tempat ledakan. Dan dua orang mencurigakan berjaket hitam, salah satunya mengenakan topi berlogo “The Craft” terlihat tak jauh di belakang.
1bostoniGambar 9 (Image by: NaturalNews.com)
Siapa pria di Gambar 9? Dia berada di garis finish dan apa yang ada di tangannya? Mari lihat lebih dekat lagi.
1bostonjGambar 10
Mari cocokkan dengan gambar berikut:
1bostonkGambar 11
NaturalNews.com mengkonfirmasi bahwa alat yang dipegang pria mencurigakan itu adalah alat yang bisa mendeteksi radiasi yang dihasilkan dalam sebuah ledakan bom atau serangan nuklir.
1bostoll
Gambar12 (Image by: Infowars.com)
Gambar 12 menunjukkan situasi setelah ledakan terjadi, dua pria berjaket hitam dan membawa tas ransel yang sebelumnya terlihat di samping tempat ledakan, nampak berada di jalan, keduanya menggunakan alat komunikasi mencurigakan. Foto ini telah tersebar beberapa kali di internet.
1bostonmGambar 13 (Image by: Infowars.com)
Gambar di atas menunjukkan mobil SUV tanpa pengenal dengan sejumlah peralatan komunikasi di atasnya tiba-tiba datang ke TKP. Dan dua pria yang diduga kuat anggota “The Craft” tampak sibuk berkomunikasi dan ada satu anggota lainnya yang juga berkeliaran di sekitar tempat ledakan.
1bostonnGambar 14 (Image by: Infowars.com)
Seorang pria yang diduga kuat adalah orang “The Craft” terlihat turut membongkar tempat duduk penonton bersama staf acara, sementara satu lainnya terlihat sedang mencari sesuatu di atas tempat duduk penonton di saat para korban masih dievakuasi.
1bostonoGambar 15 (Image by: Infowars.com)
Di Gambar 15 menunjukkan pria yang diduga kuat anggota “The Craft’ berada di sebuah truk, dan di sampingnya squad bom FBI tiba.
Dilihat dari seragam mereka yang sama. Benarkah mereka anggota militer “The Craft”?
Mari bandingkan gambar berikut:
1bostonpGambar 16 (Image by: Infowars.com)
1bostonqGambar 17 (Image by: Infowars.com)
1bostonrGambar 18 (Mantan Sniper NAVY SEAL dan moto logo “The Craft” – “Violence does solve problems”)
Foto-foto di atas dilarang beredar di beberapa media pro-pemerintah AS. Bahkan, Infowars.com melaporkan bahwa postingannya tentang para pria mencurigakan memakai ransel yang diduga anggota Navy SEALs yang beroperasi di lomba Marathon itu diblokir Facebook, http://www.infowars.com/facebook-blocks-infowars-post-on-suspicious-men-wearing-backpacks/.
Pertanyaannya untuk apa orang-orang ini beroperasi di tengah-tengah perlombaan Marathon? apakah untuk sekedar mengamankan acara perlombaan?
Dari investigasi yang ada sejauh ini, diduga bom yang meledak di sisi garis finish perlombaan Marathon itu adalah bom rakitan yang dikendalikan remote, jadi bukan “bom bunuh diri”.
Yang dituduh sebagai “tersangka”
Hanya berselang empat hari dari hari ledakan, FBI langsung merilis foto dan video terduga tersangka peledakan. FBI menuding dua pemuda, yaitu Dzhokhar (19) dan Tamerlan Tsarnayev (26), sebagai tersangka pelaku peledakkan hanya dengan bukti rekaman CCTV dan foto yang menangkap gerak-gerik kedua pemuda itu di sekitar area ledakan. “Lucunya”, ransel mereka adalah salah satu hal utama yang dicurigai, padahal banyak juga selain mereka yang mengunakan tas punggung.
downloadTsarnayev bersaudara (Tamerlan Tsarnayev, kiri dan Dzhokar, kanan)
Tsarnayev bersaudara dilaporkan adalah para pemuda Muslim asli Dagestan dan Kirghizstan. Namun mereka tinggal di AS bersama keluarga mereka.
Pada Kamis (18/4/2013), FBI secara resmi merilis foto Tsarnayev bersaudara di hadapan publik, mengklaim mereka sebagai tersangka. Bahkan FBI mengatakan bahwa mereka “bersenjata dan sangat berbahaya!”
Selain itu FBI juga dengan tegas mengklaim bahwa Tsarnayev bersaudara bersenjatakan senjata api dan peledak, tanpa memberikan bukti konkrit.  Dan menyeru kepada warga bahwa siapapun yang melihat mereka berdua jangan mendekati mereka.
Tamerlan, dilaporkan telah meninggal dunia (semoga Allah menerimanya) ditembak oleh polisi sementara adiknya Dzhokar ditangkap dalam keadaan terluka parah. Kasus bom Boston ini dan penetapan Tsarnayev bersaudara ini masih penuh tanda tanya. Mereka berdua dikenal baik oleh keluarga, para tetangga dan teman-temannya. Tuduhan FBI terhadap Tsarnayev bersaudara membuat orang-orang di sekitar mereka sangat terkejut.
Sementara itu, perlu diketahui bahwa otoritas AS sama sekali tidak menjelaskan soal keberadaan orang-orang yang diduga kuat anggota Navy SEALs di sekitar TKP sebelum dan sesudah insiden ledakan terjadi.
Catatan : Saya hanya berbagi Informasi bukan untuk menyebarkan kebencian – UmniyaSyahid/Abu Ariibah/KaskusForum

Minggu, 21 Juli 2013

Penelitian dan Analisa Oleh Berbagai Pihak Tentang Siapa Tersangka “Bom Boston Marathon” Melalui Foto-Foto Yang Beredar Di Internet

Setelah melihat dan mencermati apa yang telah disimpulkan oleh FBI, kini saatnya kita melihat, menganalisa, menyelidiki dan mencari siapa pelaku pengeboman dalam peristiwa Tragedy Bom Boston Marathon 2013 ini.
Berikut beberapa tersangka, namun yang dijelaskan dibawah misal hanya satu orang, bukan berarti dia sendirian. Penelitian ini hanya berdasarkan dari apa yang TERLIHAT dalam foto-foto yang tersebar di internet.
Pada dasarnya yang sendiri bukan berarti ia sendirian atau seorang diri dalam meledakkan bom-bom itu. Peledakan bom di Boston Marathon adalah hasil kerja lebih dari satu orang. Atau tepatnya adalah sebuah “kerja kelompok” atau “sebuah sindikat”.
Mereka para tersangka itu adalah :
1. Tersangka Dua Orang, Keduanya Berjaket Hitam dan Bercelana Panjang Coklat, Salah Satunya Bertopi Hitam.
2. Tersangka Dua Orang, Orang Pertama: Berbaju “Hoddie” Hitam, Berkacamata Hitam, Bertopi Putih. Orang Kedua: Berbaju Biru dan Hitam.
3. Tersangka Satu Orang, Berbaju “Hoddie” Biru Dengan Baju Merah.
4. Tersangka Satu Orang, Berbaju Hitam dan Bercelana Panjang Hitam
Foto persamaan tas ransel :
backpack boston marathon bombing suspect-3 - 01backpack boston marathon bombing suspect-3 - 02backpack boston marathon bombing suspect-3 - 03Lebih banyak bukti-bukti lain “yang lebih menguatkan” di tempat kejadian oleh “tersangka-tersangka lainnya” tersebut,, dibandingkan dengan tersangka versi polisi dan FBI yaitu Tsarnaev bersaudara, silahkan googling, ataupun cari di youtube.
Begitu pula dengan website atau situs di internet yang jumlahnya ratusan, pada awalnya foto-foto “tersangka lainnya” menarik perhatian FBI, tapi mengapa tiba-tiba mereka tidak tertarik lagi dengan “foto-foto tersangka lainnya yang lebih mencurigakan“?? , sangat aneh. Breaking: Police Confirm Infowars Photos of Boston Suspects .
Seperti sudah disebutkan diawal artikel, mengutip laporan Dailymail pada hari Selasa, 16 April 2013 (tiba-tiba link / artikel dihapus!), telah menyatakan bahwa sebenarnya ada tujuh bom yang ditanam di acara itu. Juga di CNN sempat diberitakan hal yang sama.
Namun yang meledak hanya dua, artinya pernyataan itu telah membuktikan adanya bom-bom yang tak meledak, namun barang bukti bom-bom itu tak akan pernah diperlihatkan oleh pihak yang bersangkutan kepada publik apalagi kepada wartawan dan semua media “sekutu” pemerintah AS.
Boston Victim Funeral service 03
Upacara pemakaman korban bom Boston, tidak punya bukti nyata identitas para korban, mengapa mereka mengadakan upacara pemakaman bersama-sama? mana peti mati masing-masing korban?
Lalu, dimana korban “si kaki buntung” berdiri? Terlihatkah dari ratusan foto ditempat kejadian dimana dia berada? Terlihat pulakan ketiga korban tewas ditempat kejadian pada foto-foto yang jumlahnya banyak tersebut?
Dengan siapa korban-korban tewas itu menonton Marathon? Apakah mereka datang sendirian untuk menonton marathon? Mana saksi-saksi lainnya? Sandy Hook part-2?
Ratusan orang berfoto bersama ditempat kejadian, adakah foto yang dirilis media disaat mereka disana? Apakah pemakaman korban-korban tewas akan dipublikasikan oleh para wartawan yang jumlahnya ratusan? Kemana para jurnalis-jurnalis dari berbagai media?
Boston Victim Funeral service 01
Upacara pemakaman korban tewas bom boston tak ada bukti identitas yang nyata, siapa yang ada di dalam peti mati? mana foto korban? mana pernyataan pihak keluarga ke para wartawan? Dimana akan dikebumikan?
Anda bisa mencarinya dan membuktikannya di google dengan kata kunci atau keyword: funeral service boston bomb, funeral of boston bomb, boston bomb funeral service… ataupun sejenisnya, hasilnya: NIHIL.
Jika anda tetap mencarinya, yang ada hanyalah foto-foto yang mirip seperti menonton sebuah program acara “reality show!”
Sempat beberapa tv melaporkan “upacara pemakaman” yang tetap tak dapat menguatkan bahwa itu adalah benar-benar upacara pemakaman para korban tewas. Video tersebut tidak dapat membuktikan apapun, karena tidak adanya foto korban di tempat upacara, tidak ada disamping  peti jenazah terpampang foto mereka, tidak ada penjelasan atau penyataan dari pihak keluarga korban dan lain sebagainya.
Boston Victim Funeral service 02
Upacara pemakaman korban tewas bom boston tak ada bukti identitas yang nyata, siapa yang ada di dalam peti mati? mana foto korban? mana pernyataan pihak keluarga ke para wartawan? Dimana akan dikebumikan?
Yang ada, hanyalah penyataan simpati dan belasungkawa dari yang disebutkan sebagai “kerabat atau teman” dari korban, tak jelas “siapa sebenarnya para teman dan kerabat” tersebut. Tidak ada bukti kongkrit.
Lalu bagaimana sebenarnya upacara pemakaman atau funeral service yang dianggap “wajar”? Beberapa contohnya dapat di klik pada link ini, (examples for normal funeral service pictures they should do): Picture-1 , Picture-2 , Picture-3 .
Menurut website-website konspirasi, ada “segunung” pertanyaan-pertanyaan masuk akal yang harus dipertanyakan oleh media kepada pihak berwajib, namun yang ada hanya jawaban yang sangat sedikit dari pertanyaan-pertanyaan yang jumlahnya menggunung itu.
Kembali kepada kemungkinan adanya “tersangka-tersangka asli” atau lainnya yang lebih dicurigai, telah banyak dikirim oleh website-website peneliti konspirasi dengan bukti yang lebih masuk akal.
Tapi justru tak digubris FBI, bagaimana mungkin jika lebih dari dua bom telah ditemukan, tapi tersangka pemngeboman HANYA DUA ORANG? Kemana para pelaku-pelaku lainnya?
Mungkinkah kedua pelaku kakak-beradik telah di set-up untuk tujuan pemerintah AS untuk satu atau beberapa negara dalam operasi false flag untuk beberapa bulan ke depan?
Yang jelas kelompok elite-elite dunia termasuk Illuminati dan Bilderberg bermain disini, namun mereka semua hanya ada dibelakang layar, duduk manis, dan juga takkan ada yang bisa membuktikannya secara hukum.
Semua kebenaran dan jawabannya masih ada diluar sana, takkan tersentuh, setelah kita melalui semua kejadian diatas, maka…… ini bukanlah suatu akhir, tapi ini adalah awal… “The truth still out there and not save, just keep inside….!” Peace for the world .. to be continue…
sumber : http://indocropcircles.wordpress.com

Halaman di Facebook Tentang Tragedi Pemboman di Boston, Dibuat Sebelum Terjadi Peristiwa Pengeboman

Sebuah halaman di Facebook yang menuai kontroversi tentang tragedi pengeboman yang terjadi pada acara Boston Marathon telah dibuat sebelum peristiwa peledakan itu terjadi.
Halaman itu bernama “Pikiran pergi ke semua yang terlibat dalam Peledakan di Boston” (Thoughts go out to all involved in The Boston Explosions)
Seperti kita ketahui bahwa ledakan bom di Boston terjadi pada tanggal 15 April 2013 lalu.
Namun ternyata pages atau halamannya di Facebook telah dibuat sebelum peristiwa tersebut terjadi.
Halaman tentang peristiwa pengeboman di Boston Marathon itu dibuat di Facebook pada tanggal 13 April 2013 atau 2 hari sebelum pengeboman itu terjadi.
Banyak yang mem-posting di halaman tersebut menanyakan bagaimana hal itu bisa terjadi dan kini menjadi perbincangan dan menuai kontroversi.

Korban Kaki Buntung Baru Diekspos Media Setelah 2 Hari Dan Membuat Halaman Fans Di Facebook

Beberapa web mulai mengangkat korban berkaki buntung. Ia mengaku bernama Jeff Bauman Junior. Kemana saja SEMUA media selama ini? Secara logika, Jeff adalah korban yang paling mengalami luka parah dan paling banyak menyewa perhatian publik, tapi tak ada pemberitaannya sama sekali, lenyap.
Seharusnya hal ini justru membuat para jurnalis memburu berita yang memiliki rating tinggi dalam bisnis pertelevisian ini kerena lebih sedikit bersaing dibandingkan dengan berita bom yang semua tivi juga memberitakannya, tapi justru tak ada berita tentang dia. Yang ada justru pemberitaan tewasnya korban pertama berumur 8 tahun dan korban ketiga seorang wanita warga negara Cina, itupun tak terlihat jenazahnya. Aneh, sangat aneh.
jeff bauman same shirt when his leg stumpDari pihak dokter rumah sakit juga tak ada jumpa pers tentang korban yang sempat “mencuri perhatian banyak orang” dengan kaki buntungnya yang tanpa darah menetes dan hanya menggunakan kursi roda serta tak pingsan ini!
Berita yang sangat membosankan justru tentang tayangan pengeboman yang berulang-ulang yang tak lebih dari 10 sudut kamera (angle). Ditayangkan selama beberapa hari dan tayangan itu diulang ratusan kali, brainwashed sekali dan sangat membosankan.
Hanya ada satu foto saja saat dia di rumah sakit, dan itupun sangat diragukan karena foto tersebut adalah foto lama, tapi yang jalas sebelum kejadian tragedi Boston Marathon 2013 ini.
Kini coba lihat dulu pada foto dbawah, tampak bukti nyata memang benar adanya Aktor Krisis, Jeff Bauman sang “kaki buntung” saat tragedy Boston Marathon 2013 terlihat pipinya kurus (kiri). Dan foto saat di rumah sakit beberapa tahun yg lalu akibat kecelakaan yang membuat kakinya diamputasi dengan kondisi pipinya yang masih gemuk (kanan).
old photo Jeff Bauman jr Boston Marathon
Foto Jeff Bauman Jr – Gambar diatas tampak Jeff saat tragedy Boston Marathon 2013 terlihat pipinya kurus (kiri). Dan foto saat di rumah sakit dengan kondisi pipinya yang masih gemuk (kanan). Ini membuktikan bahwa foto keduanya terpaut waktu yang jauh. Dan pada foto sebelah kanan tampak ciri khas warna gambar dari sebuah foto yang sudah lama atau tua.
Ini membuktikan bahwa foto keduanya terpaut waktu yang jauh. Dan pada foto sebelah kanan tampak ciri khas warna gambar dari sebuah foto yang sudah lama atau tua. Inilah adalah sebuah bukti otentik dan nyata adanya “Aktor Figuran Untuk Tragedy” yang diperankan oleh banyak aktor dan aktris (Crisis Actors). Persis seperti tragedi-tragedi selama ini di AS termasuk Tragedi 9/11.
Menurut para peneliti teori konspirasi yang justru banyak sekali yang berasal dari warga negaranya sendiri yaitu Amerika Serikat, dengan membuat “tragedi-tragedi berdarah” ditanah airnya sendiri koq tega ya) maka para elite yang rata-rata berfaham satanic (bukan atheis lagi, apalagi agamais, tapi satanic! tolong dibedakan) yang telah menguasai AS dapat menuduhkan suatu negara atau kelompok tertentu, sebagai alasan untuk membuat misi suatu penyerbuan militer ke wilayah tertentu yang dimaksud.
Setelah penyerbuan disuatu wilayah berhasil, lalu akan berlanjut dengan menguras kekayaan alam negara tersebut, kekuasaan politiknya dan lain sebagainya. Dengan begitu secara tak langsung namun pasti, seluruh rakyat negara tersebut dapat dikontrol, bahkan dipengaruhi pemikirannya secara psikologi.
Mereka “menghajar” cara berfikir rakyatnya khususnya para generasi muda dari negara tersebut untuk kelanjutan misi kedepannya agar bisa dikuasai secara TOTAL. Inilah salah satu cara yang digunakan para penganut satanic dalam menuju dunia dalam SATU KOMANDO, the New World Order untuk kedepannya, bersiaplah anda. Nah, itulah salah satu tujuan dari salah satu misi operasi rahasia Amerika, the False Flag Operation.,
Oleh karenanya sangat ganjil para korban-korban luka dan tewas tak ada lagi kelanjutan beritanya! Padahal (minimal) seharusnya banyak saksi yang juga membawa kamera atau minimal memiliki kamera ditiap gadget atau handphone yang dimilik para penonton disepanjang jalan. Mungkinkah setiap tayangan “disaring” oleh elit? Mungkinkah hanya beberapa angle saja yang boleh ditayangkan?
jeff bauman Jr support page on facebook
Halaman facebook Jeff
Aneh pula, bahwa pada halaman facebook Jeff yang dibuat pada 17 April 2013, Jeff memakai baju yang sama persis disaat di tempat kejadian pengeboman ketika ia kakinya buntung! Apakah Jeff berfoto dulu sebelum kejadian tragedi Bom Boston?
Jika dilihat dari status update Jeff pada halaman atau pages miliknya, seakan-akan semuanya biasa-biasa saja. Dia menyapa fans-nya dengan gembira seakan-akan semuanya baik-baik saja. Jika kejadian itu terjadi pada anda, berkaki buntung, apakah anda masih peduli dengan update status anda melalui Facebook?
Tapi akhirnya sang pembuat pages mengaku sebagai kakaknya Jeff yang bernama Jeff Sr. alias Jeff Senior, yang ternyata bukan! (lihat halaman Jeff Bauman Jr. di Facebook)
jeff bauman Jr support page on facebook FAKE FAMILY
Chatting atau percakapan di halaman Facebook untuk sumbangan Jeff , antara sang pembuat halaman yang mengaku kakak Jeff dengan seorang yang mengaku mengenal keluarga Jeff agar menutup halaman facebook tersebut.
Jadi, pembuat halaman Jeff di Facebook entah siapa, dan parahnya ia mengaku membuka akun untuk sumbangan ke Jeff.
Ini terbukti dari seorang yang bernama MaryKate Joyce, yang mengaku mengenal Jeff dan keluarganya,a.
MaryKate Joyce juga menyatakan bahwa teman dan keluarga Jeff juga tak mengetahui sumbangan itu uangnya lari kemana? dan untuk apa?
Teman dan keluarga Jeff telah meminta sang pembuat pages untuk mengumpulkan sumbangan kepada Jeff, agar segera menutup halaman di Facebook tersebut dan mereka mengaku telah menghubungi pihak Facebook agar menutup halaman itu.
Aneh, sepertinya semua sudah direkayasa, mulai dari si  kaki buntung yang baru diberitakan setelah 2 hari kejadian, janggalnya banyak para penonton dipinggir jalan yang mencurigakan, anehnya kegiatan polisi dan pihak keamananan dengan anjing pelacak bom milik mereka yang tak berguna, juga semua media yang seakan disaring pemberitaannya dan masih banyak kejanggalan lainnya.
Atau jangan-jangan malah apa yang kita lihat sebenernya TIDAK NYATA??? Mungkinkah ratusan orang tersebut adalah figuran? mungkinkah semua rekayasa elektronik? mungkinkah teknologi efek kamera “ala Hollywood” juga bermain?
Operation False Flag
Pakar konspirasi lainnya dan juga teman baik dari Jesse Ventura, yaitu Alex Jones lebih percaya, bahwa pemerintah AS justru berada dibelakang semua aksi peledakan di Boston itu.
Dan juga, Jones sangat yakin pemerintah AS justru bermaksud untuk “mencuci otak” (brainwashed) masyarakat dunia dengan semua media yang ada agar masyarakat justru akan membenarkan agenda politik Amerika yang sudah direncanakan sebelumnya.
Operation False Flag alexjones twitterJones melaporkan tragedi ledakan di Boston tersebut ke dalam acara unggulan dari program miliknya, yaitu: operasi “Bendera Palsu” (False Flag), bahwa Jones tak percaya pemerintah ataupun beberapa entitas kuat lainnya yang berhubungan dengan pemerintahan Amerika Serikat.
Jones mengulangi pernyataannya tak saja diacara radio dan televisi, namun juga di akun twitternya dengan mengklaim bahwa FBI berada di belakang “plot teror hampir disetiap negeri” dan juga dihampir semua tragedi di dunia melalui operation false flag.
Agenda dari Operation False Flag atau bahasa Indonesianya kira-kira Operasi Bendera Palsu, merupakan sebuah operasi rahasia yang dibuat sedemikian rupa untuk menipu publik sehingga publik mengira operasi tersebut dilakukan oleh kelompok lain.
Operation False FlagTujuan dari operasi ini adalah justifikasi oleh pelaku operasi rahasia tersebut untuk menyerang negara lain yang telah direncanakan, yang selama ini menjadi musuh atau oposisinya.
Namun, masing-masing negara yang menjalankan operasi ini tentunya memiliki kepentingan-kepentingan yang lain meskipun tujuan umum dari operasi ini adalah SAMA.
Pemerintah AS dan para sekutunya akan melancarkan operasi ini (False Flag) jika ingin menjalankan suatu agenda tertentu.
Mereka akan mengorbankan rakyatnya atau rakyat sebuah negara oleh asksi mereka sendiri. Lalu menganggap peristiwa atau tragedi tersebut adalah ulah teroris, yang menurut banyak orang teroris adalah aksi teror terhadap suatu pihak.
ILLUMINATI CARD 291 Jogger
Joggers (pelari marathon), salah satu kartu illuminati urutan nomer 291. Mungkinkah tragedi bom Boston berkaitan dengan kartu illuminati ini, mirip seperti tragedi Gedung Kembar WTC 9/11 dan juga Tragedi Pentagon?
Satu contoh saja dari banyaknya kasus peperangan adalah: Irak, yang disinyalir memiliki SENJATA PEMUSNAH MASSAL, namun hingga anda sedang membaca kalimat ini, senjata pemusnah masal tersebut masih tak bisa dibuktikan keberadaanya.
Aslinya mereka hanya menginginkan minyak dan hasil bumi lainnya, dengan mengkambing-hitamkan salah satu anggota CIA bernama Tim, atau kede namanya “Tim Osman” alias Osama bin Laden. (baca: Code Name: Tim Osman, Wow! Osama bin Laden Adalah Agen CIA! )
Dengan begitu, AS bisa melancarkan serangan ke Irak dengan “sandiwara” penghancuran menara kembar WTC agar bisa masuk ke Irak. (lihat trailer film Operation Terror, film ini banyak dilarang dan tak diputar di bioskop-bioskop dunia!)
Tapi jika ditarik sejarah sejak ribuan tahun yang lampau, Baghdad adalah kota sentral dari kelompok yang sekarang berideologi Illuminati. Dari kota itulah faham-faham kaballah dan paganisme mulai lahir.
Namun menurut AS dan sekutunya, teroris adalah seseorang, kelompok atau sebuah negara yang tidak mau diatur oleh mereka (AS dan sekutunya) atau tak sejalan dengan agenda AS dan sekutunya dalam mencapai New Worl Order…, maka diistilahkan dengan teroris. Kini arti teroris sudah mulai menyempit. (IndoCropCircles.wordpress.co/berbagai sumber)

KEGANJILAN-KEGANJILAN PADA BOM BOSTON MARATHON

Namun dibalik peristiwa yang dipropagandakan di seluruh TV Amerika selama berhari-hari sebagai peristiwa yang tragis itu, masih banyak anomali, keganjilan dan keanehan serta kebohongan yang membuat kita geleng kepala, hingga dahi berkerut!

Ada Kegiatan Latihan “Penyisiran Bom” di Lokasi Sebelum Peristiwa Terjadi

Seorang saksi mata pada dua ledakan di Boston Marathon hari itu mengatakan bahwa ada kegiatan “penyisiran bom” dengan menggunakan anjing pelacak yang berulang kali diumumkan sebelum bom meledak dan ia “pikir itu aneh” karena bom tak dapat diendus oleh anjing-anjing pelacak khusus bom di tempat itu sebelum ledakan..!
Saksi itu adalah pelatih pada University of Mobile Cross Country Ali Stevenson mengatakan kepada Local 15 News , “Mereka terus membuat pengumuman melalui pengeras suara bahwa semua itu (penyisiran bom) hanyalah latihan biasa dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sepertinya ada semacam ancaman, tetapi mereka terus mengatakan bahwa meraka itu hanya latihan”, jelas Stevenson.
Stasiun berita Local 15 News juga melaporkan bahwa Stevenson “berfikir itu aneh, ada anjing pelacak bom yang telah mengendus sejak awal dan berada di sekitar garis finish”. Stevenson kemudian menggambarkan saat mendengar ledakan, ia melarikan diri dari tempat kejadian, karena baru saja menyelesaikan finish pada marathon itu.
alex jones bom BostonJika laporan ini akurat, jelas menunjukkan bahwa ada kemungkinan mereka (pihak berwajib) sudah mengetahui ada beberapa tingkatan pengetahuan sebelumnya dari pemboman tersebut, yang mengakibatkan tewasnya tiga orang dan melukai sedikitnya 23 orang.
“Fakta membuktikan bahwa ledakan yang didahului, bahkan tumpang tindih dengan “pelacakan bom” yang bersifat hampir identik, mencerminkan serangan teror besar seperti peristiwa lainnya, persis seperti “pemboman 7/7″ di London Inggris,” ujar Alex Jones seorang pakar penelitian konspirasi.
“Adalah penting untuk menekankan bahwa New York Times baru-baru ini juga melaporkan bahwa sebagian besar rencana teror domestik baru-baru ini di Amerika Serikat “telah difasilitasi oleh FBI” , menunjukkan bahwa kejadian di Boston itu mungkin telah menjadi bagian dari operasi semacam itu,” tambah Alex Jones.
Bagaimana mungkin, jika lokasi tersebut yang dibilang “sudah steril” dari bom atau bahan peledak” dengan pemeriksaan yang begitu sangat ketat dari polisi yang mengakui dirinya “terhebat di dunia”, dengan pemeriksaan mulai dari peralatan canggih hingga anjing pelacak khusus bahan peledak dan bom, tapi masih tetap “kecolongan”?
Semua ini harus dilihat bagaimana media dan pemerintahan Obama akan memanfaatkan kejadian ini tergantung siapa yang disalahkan, tapi penasihat Rahm Emanuel “tidak pernah membiarkan krisis serius ini sia-sia” dan pasti bisa ikut bermain. (lihat video Boston Marathon: Bombing Drill Coincided With Explosions) (sumber referensi) (Local15TV/NYTimes/InfoWars)

Para Pelari Dari Ketentaraan Amerika Yang Ikut Partisipasi Tiba-Tiba Ditarik Dari Perlombaan Marathon Sebelum Bom Meledak

Seorang saksimata (lihat wawacara video dibawah) mengatakan bahwa adik iparnya yang merupakan seorang tentara AS dan sedang mengikuti lomba lari marathon pada Boston Marathon 2013 tiba-tiba saja diperintahkan untuk menghentikan perlomban dan disuruh keluar dari perlombaan lari marathon Boston tersebut. Ia diperintahkan mundur dari perlombaan lari secara tiba-tiba oleh atasannya dari ketentaraan AS dengan alasan ia tidak akan kuat berlari dan akan mengalami dehidrasi.
Ia pun bingung, bagaimana mungkin bahwa dia sebagai seorang tentara bisa mengalami dehidrasi saat berlari marathon dengan minuman yang selalu dibagikan panitia penyelenggara disepanjang pinggir jalan? Lalu dia diperintahkan oleh kesatuannya itu untuk berjaga di sebuah rumah sakit dan stand by disana. Lihat wawancara Alex Jones kepada saksi pada video  ini: Army’s Runner Pulled Before Boston Blast!

Ledakan di Boston Marathon Termasuk Low Explosion atau bahkan Home-made Explosive

Ledakan pada tragedi Boston Marathon dianggap kecil (low explosion) dari banyak pengamat teroris dan para pakar explosive. Ini bisa dilihat dari video yang sudah banyak beredar. Hanya saja, bom dibuat sedemikian rupa agar asapnya terlihat banyak, bukan dari daya ledaknya.
Asap putih tebal membumbung tinggi agar bom tersebut dapat di dramatisir dan terlihat menakutkan! Bahkan banyak yang menganggap bahwa bom itu adalah jenis bom asap (smoke bomb).
boston marathon bomb blastboston marathon bomb blast zoomed
Dan banyak pula yang menganggap bahwa bom di Boston Marathon adalah sejenis  “bom buatan rumah” atau bahkan “home-made bomb“. Seorang youtuber mengunggah video hasil analisa dan penelitiannya itu lalu memprediksi bahwa bom Boston Marathon ini beratnya sekitar 500 lbs (pound) atau sekitar 225 kilogram. (lihat video)
Seperti anda pernah juga melihat pada peristiwa “bom-bom asli” seperti misalnya bom di kedutaan besar Australia di Jakarta, juga dibeberapa tempat lainnya di dunia, bahwa “bom asli” tak diciptakan dengan banyak asap.
Yang paling utama dari sebuah bom adalah “daya hancur” yang dapat menyebabkan shockwave atau gelombang kejut. Gelombang Shockwave mempunyai cara kerja menggerakkan atau mendorong udara disekeliling bom tersebut ke segala arah dengan kecepatan yang luar biasa.
Sejatinya, kecepatan udara yang didorong oleh daya ledak ini dapat menghancurkan beton, merubuhkan besi hingga merontokkan daun-daun pepohonan. Tragedi pemboman yang sudah banyak terjadi tidak mementingkan banyaknya asap yang mengepul dan daya ledak yang “culun” seperti bom Boston ini.
Pada bom di hotel Marriot Jakarta misalnya, tersangka yang juga menggunakan tas ransel membuktikan bahwa korban yang berada belasan meter bisa tewas akibat ledakan yang dianggap “berkekuatan sedang”.
Masih pada akun youtube yang sama, earthspace101, menyebutkan bahwa untuk membuat bom seperti ini di Amerika sangatlah mudah. Apalagi di Amerika semua bahan-bahannya dapat juga dibeli dengan mudah. Dari foto yang dirilis FBI, bahwa terdapat sisa hasil ledakan yang diduga dari sebuah kompor bertekanan tinggi yang sudah rusak, sangat membingungkan publik.
“Bagaimana mungkin, seperti yang dinyatakan oleh FBI bahwa bom yang menurut badan intelijen itu menggunakan paku-paku yang dimasukkan ke dalam sebuah kompor bertekanan tinggi, rusak hanya penyok, tanpa ada lobang-lobang dari hantaman paku-paku di dalamnya? Minimal kompor akan hancur berkeping-keping akibat hantaman dari paku-paku tersebut!,” ujar pria para akun Youtube tersebut.
Pada sisa almunium yang ditemukan (lihat gambar) hanya ada satu lubang yang memang hasil dari pabrik, bukan karena paku-paku yang menurut FBI dimasukkan ke dalam bom tersebut.
Boston Marathon Bomb evidence_Rose
Sisa bom berupa logam dari kompor – Peledak terdiri dari paku dan bantalan bola sebagai pecahan peluru, lalu dimasukkan di dalam kompor bertekanan tinggi. Anehnya pada sisa bom itu tak ada lubang-lubang hasil hantaman dari paku-paku tersebut. (courtesy by: FBI)
Akun Earthspace101 juga menyebutkan bahan-bahan bom Boston Marathon bisa jadi terdiri dari: Ammonium Nitrate Fertilizer, Liquid Nitromethane dan Tovex yang ditambahkan ke dalam Hydrazine dan ANFO (Ammonium Nitrate Fuel Oil)
Para pakar peledakan malah menyatakan, jika sebenar-benarnya adalah bom, maka dipastikan ratusan orang pasti tewas pada kerumunan orang-orang disepanjang jalan Boylston street tersebut.
Pembuatan bom ini disinyalir sudah direncanakan bukan untuk mematikan banyak orang karena asapnya saja yang banyak, tapi daya ledaknya kecil namun bom diciptakan hanya untuk kehebohan dan tidak terlihat menghancurkan.
barang bukti bom boston marathon kompor tekanan tinggi
Insane location – Lokasi tempat ditemukannya barang bukti dari “kompor tekanan tinggi” yang tak masuk akal.
Dan tahukah anda, dimana barang bukti “kompor bertekanan” yang dianggap adalah salah-satu bom tersebut ditemukan?
Apakah ditemukan dipinggir jalan, disebrang jalan atau didekat titik kejadian? Tidak.
Sisa bom yang terbuat dari almunium yang sudah penyok itu ditemukan DIATAS ATAP salah satu gedung dan jaraknya PULUHAN meter dari titik ledakan tersebut!
Mirip bom kekuatan besar di Kuta Bali saat bom kekuatan besar di dalam sebuah mobil di Legian meledak, ada barang bukti kunci terlempar keatas rumah. Tapi kekutan bom Legian Kuta bali memang besar, bom ada di dalm sebuah mobil dan menghancurkan mobil itu sendiri dan menghancurkan setidaknya dua buah cafe.
Dalam tragedi ini, untuk membuat sebuah bom berdaya ledak tinggi sangatlah memungkinkan. Apalagi di Amerika Serikat, segala peralatan dan bahan peledak (explosive) jauh lebih mudah di dapat bahkan di toko-toko konvensional, sangat mudah untuk membuat bom yang daya ledaknya besar di negara tersebut.

FBI Mencurigai Tersangka Dengan Ciri-Ciri Memakai Baju Hitam, Topi Hitam dan Tas Ransel

Dari foto yang beredar, FBI sedang memburu tersangka pengeboman yang sudah dikantonginya, dengan ciri-ciri memakai tas ransel hitam dan serta memakai tas ransel “backpaack” yang juga berwarna hitam.
Setelah banyak peneliti indipenden dan individu juga tertarik dengan “pemburuan” tersangka tersebut, merekapun ikut menyeleksi dari sekian banyak foto yang beredar di internet yang menunjukkan gambar foto disekitar tempat kejadian.
Setelah foto diolah, diteliti, di zoom atau diperbesar dengan jarak dekat, maka hasilnya didapatlah foto-foto tersangka seperti dibawah ini (klik pada foto untuk memperbesar):
tersangka pengeboman Boston marathon 01 tersangka pengeboman Boston marathon 02 Keterangan gambar atas: tersangka peledakan kemungkinan juga Navy Seal  yang “membonceng” ( sumber: Washington Times & Infowars.com)
Ternyata hasilnya sangat mengejutkan banyak pihak, mereka adalah para tentara spesial AS, the Navy Seal..!! Semua dapat terlihat dari emblem atau badge yang tertempel pada salah satu topi tersangka setelah dilakukan “olah gambar” dengan cara di zoom.
Pada awalnya gambar ini muncul di situs Washington Times dengan judul: Men with backpacks at Boston Marathon private contractors?, lalu situs kedua dari Info Wars, dengan judul: Navy SEALs Spotted at Boston Marathon Wearing Suspicious Backpacks?, kemudian foto yang sangat mencurigakan dari kedua orang ini mulai menyebar ke banyak situs lainnya.
Anehnya foto di atas awalnya diberikan kepada New York Post oleh FBI sebagai orang-orang yang menarik perhatian. Tapi sehari kemudian FBI mengatakan bahwa dari foto itu tidak ada lagi orang-orang yang menarik. (sumber1 sumber2)
Maka konspirasi tragedi ini kian bertambah hangat untuk diselidiki lebih lanjut oleh berbagai pihak. Menurut situs Alex Jones, foto diatas juga menarik untuk diselidiki oleh FBI. Namun setelah kejadian itu barulah versi FBI mengeluarkan pernyataan bahwa mereka yang ada di dalam foto-foto tersebut adalah para “kontaktor lapangan” swasta yang sedang disewa oleh pihak penyelenggara.

Tidak Ada Korban Yang Nyata, Semua Aktor Sudah Disiapkan Sejak Awal?

crisis actors boston bombings SMALL
” Crisis Actors” atau Aktor Krisis (pada peristiwa-peristiwa tragis) yang diperankan oleh para korban-korban sudah merajalela di setiap tragedi fatal dan mengerikan dalam semua agenda pemerintahan AS.
Seperti disebutkan pada awal artikel, kami harapkan jika para pembaca memiliki foto-foto yang menyangkut pemakaman atau upacara penguburan atau foto peti jenazah yang otentik tentang mereka para ketiga korban tewas diatas, tolong kirimkan link gambar dan memberitahukan kepada kami.
Karena pada suatu gambar dan video yang memilukan, ada seorang pria dengan kaki buntungnya akibat ledakan yang semula dinyatakan sebagai Second Lt. Nicholas Vogt, atau Letnan Dua Nicholas Vogt (panggilan: Nick) dan ternyata diklaim sebagai Jeff Bauman Jr.
victims of boston marathon 2013 01
PERHATIAN, GAMBAR MEMILUKAN TAK PERLU DIPERBESAR JIKA TAK TEGA – korban ledakan “Boston Marathon 2013″. Peristiwa penyebaran aktor di tempat kejadian ini sangat mirip dengan Tragedi WTC September 9/11.
Di sini kita mengumpulkan gambar pada posting di beberapa thread tentang “Krisis Aktor” dan luka palsu di Boston. Berikut ini yang diposting pada Godlike Productions, yang pada awalnya menebutkan keduanya sama padahal tidak, mereka orang yang berbeda.
Ia sempat diisyukan sebagai salah satu “krisis aktor” pada bom berkekuatan rendah, bom Boston Marathon.
Foto diatas dicari dan didapat oleh berbagai forum-forum di internet, lalu digabungkan. Setelah foto tersebut beredar luas, barulah dalam beberapa hari kedepannya (tepatnya sekitar 2 hari) sejak kejadian, foto orang tersebut ikut diunggah ke website berita.
Tapi lepas dari semuanya, namun foto tersebut tetap memiliki beberapa keanehan, diantaranya:
1. Tidak terlihat darah berceceran, bahkan setetes pun darah tak keluar dari luka buntung tersebut. Hingga bekas jalan yang dilaluinya (track) kursi roda diaspal jalanan, tetap bersih dari darah.
2. Korban tetap sadarkan diri, karena dalam situasi dan kondisi yang sebenarnya, tak mungkin dengan buntungnya kaki, korban tetap sadar! Minimal ia akan pingsan.
3. Standar pertolongan pertama yang tak lazim, standar baku di AS apalagi dalam situasi seperti ini pertolongan pertama dari seorang korban seharusnya ia menggunakan tempat tidur yang ada di ambulans sebagai standar pertolongan orang yang sakit, bukan dengan kursi roda! Ini justru mengindikasikan bahwa mereka sedang melalukan “akting” agar semua tv dan orang dapat melihat kejadian tragis tersebut.
Jadi walaupun foto perbandingan kedua orang itu bukan dari orang yang sama, dan apapun alasannya, foto tersebut tetap memperlihatkan banyak kejanggalan, bahkan sangat janggal.
Sedangkan peledaknya dilaporankan terdiri dari paku dan bantalan bola sebagai pecahan peluru, lalu dimasukkan di dalam kompor bertekanan tinggi. Lalu, mengapa ledakan itu bisa membuntungkan kakinya saja, sementara korban lainnya tidak?
“Kami mulai mengeluarkan torniket (sejenis tali darurat untuk mengikat luka amputasi) dan mulai mengikat kaki. Banyak orang teramputasi. … Setidaknya 25 sampai 30 orang telah kehilangan satu kaki hilang, atau pergelangan kaki hilang, atau dua kaki hilang.Roupen Bastajian, seorang polisi negara bagian dari Smithfield, RI
Pada serangan itu dikabarkan ada dua bersaudara masing-masing kehilangan satu kaki dalam serangan tersebut, ternyata kabar bohong.
tragedi boston marathon 2013 - 02
Gambar ini sempat beredar luas di internet bahwa pria berkaki butung adalah seorang tentara AS bernama Nicholas, lalu kemudian disanggah bahwa yang ada di TKP adalah Jeff Bauman Jr.
Mirip seperti beberapa tahun lalu seorang pria dengan nama Phil Jayhan menghubungi saya (Scott Creighton) tentang penelitian tragedi 9/11.
Aku agak dikenal dalam “Gerakan Kebenaran” (the Truth movement) dan ia ingin melihat apakah dia bisa membuat saya untuk percaya pada teorinya bahwa sebenarnya tidak ada korban pembajakan dan korban lain yang diekspos dalam peristiwa serangan pada 9/11, itu semua hanya agar membangkitkan tragedi Menara Kembar WTC benar-benar nyata.
“Aku tak percaya hingga bukti-buktinya dipaparkan yang terdiri dari beberapa gambar dari berbagai korban yang mirip dan menyerupai manusia yang masih hidup lainnya. Sayapun takjub, tak perlu dikatakan, saya sangat percaya.” ujar Scott Creighton.
“Sekitar seminggu yang lalu saya googling “FDNY/9/11″ dan menemukan sebuah forum yang disebut LetsRoll. Dijalankan oleh Phil Jayhan.
Berpikir ini adalah situs pro FDNY, maka saya mulai membaca posting oleh Phil dan beberapa orang lain dan segera sayapun menjadi “jijik”. Saya adalah seorang pensiunan NYC Firefighter terkejut, bahwa tidak hanya satu tapi banyak orang percaya bahwa pemadam kebakaran tidak ada yang terbunuh pada 9/11 di World Trade Center sebenarnya menipu dan mengumpulkan anggota yang tewas sebelumnya dan memanfaatkan kematian mereka untuk sementara ini disembunyikan.” GLP 2011
Jadi peristiwa Boston Marathon ada miripnya dengan peristiwa 9/11, adanya “penyebaran” banyak aktor untuk diwawancara oleh media-media “sekutunya”. (baca: [BAHAS TUNTAS] Dibalik Layar: Fakta Nyata Tragedi WTC 9/11 Telah di Rakayasa! )
crisis actors boston - dawn to be donnaNamun info ini sudah berjalan dan sangat menghina kepada kesalahan informasi yang telah mengakar, mungkin karena begitu sangat menyinggung.
Ya, ada hal-hal seperti “Aktor Krisis” (Crisis Actors) dan ya, sepertinya satu atau dua peristiwa korban massal dalam operasi “Gladio Amerika” (American Gladio Operation) saat itu dipentaskan secara teatrikal  … “the Wag Dog” production, jika Anda mau. Silahkan googling tentang “Crisis Actors.”
Bukti adanya “Crisis Actors” lainnya adalah foto wanita dibawah ini, ia adalah seorang guru bernama Dawn dan telah tewas dalam tragedy penembakan 12/04 disebuah sekolah di AS. Tapi fotonya muncul lagi sebagai korban Bom Boston Marathon 15 April lalu, dan kini bernama Donna!
Donna Bruce victim boston marathonSelain itu semua korban dari tragedi Boston tak diekspos, tidak ada kabar dari rumah sakit mana mereka dirawat, tidak ada berita mengenai satupu dari mereka yang diwawancara, tidak ada satupun korban tewas diberitakan kelanjutannya, tidak ada sama sekali.
Setelah gambar wanita diatas sebagai Donna muncul di televisi, beberapa hari sesudahnya media mengangkat nama Donna Bruce, maksudnya Donna yang sebenarnya, yang sebelumnya adalah “Donna yang salah.”
Bagaimana mungkin stasiun-stasiun televisi terkemuka di dunia bisa memberitakan dan memampang foto dari tragedi yang menurut mereka adalah “besar” ini dengan kesalahan yang sepele??? Menurut para pakar teori konspirasi, semua modus mirip atau persis Tragedi 9/11.
crisis actors 001Tapi itu tidak berarti bahwa mereka semua atau bahwa dari setiap peristiwa yang terjadi harus disaring dan melalui doktrin akan tidak dapat lolos informasinya ke publik.
Lagipula hingga detik ini, Donna Bruce tak pernah sekalipun nonggol di televisi untuk mengkonfirmasikan kesalahan yang telah terjadi dari pemberitaan di stasiun-stasiun tv yang “ngetop di dunia” itu.
Di Amerika, seorang berkaki buntung atau cacat seperti itu dapat dimanfaatkan untuk menjadi “partner” sebagai Crisis Aktor dalam simulasi peperangan di dalam sebuah latihan perang. Militer mengontak mereka dan menjanjikan imbalan untuk mereka.
Mengapa mereka membuat simulasi latihan perang seperti itu? Mereka beralasan agar para prajurit dapat sedemikian nyata dalam menghadapi situasi dan kondisi yang mungkin dapat terjadi dan benar-benar nyata.
Mereka disimulasikan sebagai “korban perang” disaat latihan, dan para prajurit harus dapat menghadapai kejadian tersebut, berikut contoh dalam video ini (klik).
crisis actors 002Anda akan melihat beberapa foto grafis dalam artikel ini dan bukti yang jelas telah menunjukkan bahwa kecuali perencana dari peristiwa sinetron “the Wag Dog” telah menjadi jauh lebih baik daripada “tunggangan” mereka.
Tampaknya ini semua adalah peristiwa nyata dengan bahan peledak yang juga nyata (meskipun akan terlihat bahwa low explosive yang digunakan sebagai titik sandiwara telah dimulai) walaupun diantara para aktor dan aktris itu, tetap ada korban-korban yang sebenarnya, yaitu orang-orang yang tak bersalah dan yang tak mengetahui apa-apa...
Tampak pada foto-foto dibawah, sesaat setelah ledakan terjadi, si kaki buntung Jeff yang ternyata memang telah buntung kakinya akibat kecelakaan tragis kereta api beberapa tahun lalu, tak mengeluarkan darah.
Terlihat pula baju warna putih yang dipakai seorang wanita yang persis di depannya, bahkan di dekat kakinya yang buntung, masih tampak tetap bersih. Padahal dengan kaki terputus seperti itu dipastikan darah akan menyemprot keluar apalagi beberapa pembuluh darah vena terputus.
Menurut seorang dokter yang tak mau disebutkan namanya, jika tak ditangani secepat mungkin, buntungnya kaki seperti itu akan menyebabkan seseorang dapat tewas hanya dalam 1-2 menit saja akibat kekurangan darah, karena darah manusia hanya sebanyak kurang lebih sekitar 5 liter.
boston bombing screen pict01boston bombing screen pict02boston bombing screen pict03boston bombing screen pict04boston bombing screen pict05boston bombing screen pict06
Para korban “Krisis Aktor” tersebut juga dilaporkan oleh beberapa orang saksi yang tak mau disebutkan namanya (karena takut), dikabarkan telah ditaburkan debu, atau sejenis tepung berbentuk mirip debu agar terkesan pemboman ini terlihat dramatis.
Memang beberapa korban terlihat kotor oleh debu, itu ternyata mereka disiram oleh sejenis tepung, mirip tragedi 9/11 saat banyak korban yang berada sangat-sangat jauh dengan gedung yang roboh, tapi badannya berselimut debu.
Adanya “penaburan debu” pada tragedi Boston ini akhirnya diperkuat dengan terekamnya “adegan” pembohongan tersebut di kamera seorang jurnalis yang juga tak mau disebutkan namanya.
Berikut dibawah ini beberapa gambarnya hasil dari video tersebut, atau anda dapat melihatnya berupa animasi format GIF dengan klik disini dan tunggu beberapa saat hingga download komplit, maka gambar akan bergerak. Atau anda dapat pula melihat cuplikan videonya, klik disini.
boston bombing dust small
sumber : http://indocropcircles.wordpress.com

 

Selamat datang di Lembata Cyber intelligence

Semoga Anda merasa Bermanfaat bergabung dengan kami

Blog ini adalah bagian dari pergerakan anak bangsa yang peduli akan nasib bangsa dan negara,Dengan agen dunia maya yang kami bentuk merupakan bagian terpenting sebagai generasi mudah melanjutkan cita-cita luhur para pejuang bangsa dan negara ini yang rela dengan mati di medan perang

Halaman Facebook lembata cyber intelligence

Saudara bisa bergabung : KLIK DISINI

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!